Tahlilan adalah budaya asli bangsa Indonesia, dan hanya ada di Indonesia. Pantas dan baik untuk dilestarikan. Tahlilan adalah manifestasi dari Pasal 28 UUD 1945 yg berbunyi :
” kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang”
Acara Tahlilan sama sekali tidak akan mempengaruhi aqidah, sama seperti budaya MUDIK LEBARAN, ini juga budaya asli Indonesia. Rosululloh tidak pernah mengajarkan untuk mudik lebaran. Tapi kita boleh dan sah2 saja mengamalkanya. Begitupun dengan acara Tahlilan.
Tahlilan memupuk tali silaturrahmi. Tahlilan mengajarkan kita arti dan filosofi Pancasila.
PANCASILA
1. Ketuhanan yang maha esa.
: ini adalah isi dari makna dari kalimat Laa ilaha Ilallah. Tiada Tuhan selain Allah. dalam Tahlilan kalimat inilah yang paling banyak dibaca dan diucapkan oleh jamaah Tahlilan.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
: Para peserta Tahlilan bisa dipastikan berADAB. Pakaian yg dikenakan juga sopan dan beradab. Sifat dan tingkah lakunya pun santun dan beradab. Saling bertemu bersalaman dan senyuman. Tidak ada dalam acara tahlilan bertengkar ataupun baku hantam. Semua dalam situasi yang aman, damai dan tentram.
3. Persatuaan Indonesia
: Para peserta tahlilan sudah bisa dipastikan bersatu. Ukhuwah Islamiyahnya tampil. Tidak bercerai berai. Saling sambung silaturrahmi. Duduknya pun berdekatan dan sama rendah, bagaimanapun dan apapun strata sosialnya. Baik miskin atau kaya, pejabat atau rakyat, sipil maupun militer, semua sama. saling bersatu dalam kesatuan.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
: dalam acara Tahlilan pasti ada seorang pemimpin Tahlilan. Pemimpinya mempunyai sifat hikmah ( manfaat ) bagi sesamanya ( Tokoh Masyarakat setempat ) setempat, biasanya dipimpin leh Kiyai atau ustadz.. Dalam Tahlilanpun adalah perwakilan. Biasanya yang diundang satu rumah hanya diwakili satu orang, tidak seluruh keluarga diajak semua.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
: Ini sangat pas bila diartikan dalam acara tahlilan. Dalam acara Tahlilan diberlakukan sifat keadilan bagi seluruh rakyat Tahlilan. misalnya jatah makan sama, minumpun sama. Yang kaya dapat satu porsi, yang miskinpun satu porsi. Inilah keadilan. Setelah acara Tahlilan selesaipun masih mendapatkan bekal/ makanan untuk keluarga yang ada dirumah. sekali lagi porsinya sama. inilah Keadilan sosial.
Sekali lagi, Tahlilan atau istilah Tahlilan adalah budaya asli bangsa Indonesia. Budaya yang baik harus tetap dilestarikan. Jangan lagi ada klaim oleh bangsa lain.Dizaman sekarang ini, khususnya dikota2 besar yang mayoritas penduduknya super sibuk dan individual, maka dengan mengamalkan budaya Tahlilan diharapkan ada sedikit rasa kebersatuan ukhuwah Islamiyyah. Satu agama, satu negara, satu Indonesia.



