Pelatihan Pertanian Organik LP2NU - MWCNU Gayam

Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LP2NU) Kecamatan Gayam menyelenggarakan pelatihan pembuatan kompos dan MOL pada hari Senin (8/9). Bertempat di salah satu pengurus LP2NU MWCNU Gayam, di Dusun Puduk, Desa Bonorejo Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro. Program Pemberdayaan Petani melalui Pengembangan Pertanian Ramah Lingkungan dirancang dan difokuskan pada pengembangan pertanian padi.
Dalam pelatihan, petani dipahamkan tentang pentingnya unsur organik dan mikroorganisme di dalam tanah agar kesuburan tanah terjaga secara berkelanjutan. Selama ini, perilaku petani yang menyemprotkan pestisida dan pemberian pupuk kimia secara berlebihan berakibat pada penurunan kualitas dan kesuburan tanah. Dampaknya, produktivitas hasil tani menurun.
Pelatihan dibuka oleh Rais Syuriah MWCNU Gayam M. Sholihin Sohih, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa warga NU wajib ikut menjaga bumi dari kerusakan dan dengan pertanian organik berarti ikut menjaga kelestarian bumi sehingga kehidupan alam akan tetap terjaga.
“Untuk meningkatkan hasil tani dengan cara memperbaiki tanah yang telah rusak diperlukan pemahaman petani tentang struktur dan ekologi tanah. Setelah petani paham, mereka dengan sadar akan memakai pupuk organik. Bahkan bila perlu mereka akan membuat pupuk organik sendiri”, ujar Karji selaku instruktur pelatihan.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta diajari untuk membuat sendiri pupuk organik berupa kompos, pupuk cair, dan pembiakan Mikro Organisme Lokal (MOL). Pupuk kompos bahannya berasal dari kotoran hewan, serta mikroorganisme pengurai bahan organik. Bahan-bahan tersebut mudah didapat di sekitar masyarakat dengan biaya murah. Bahkan, limbah pertanian yang selama ini dibuang dan dibakar, bisa dikembalikan ke lahan pertanian. Dengan demikian, tidak ada unsur hara yang terbuang.
Untuk pembuatan MOL, bahannya diambil dari akar bambu dan Bonggol pisang yang sangat banyak dilingkungan sekitar. Melalui beberapa tahapan dan proses, dari bahan-bahan tersebut akan muncul mikroorganisme lokal (MOL). MOL bisa disemprotkan ke lahan pertanian untuk menambah kesuburan. 
Dalam bagian akhir acara para peserta di beri sajian makan bersama hasil dari beras organik yang selama ini ditanam dan diproduksi oleh pak Karji. 
 
 
Share this post :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Mas Chur | Ringintunggal
Copyright © 2012. Desa Ringintunggal Kec Gayam - All Reserved
Sekretariat : Jl. Raya Gayam KM.4 Desa Ringintunggal
Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro - 62145